Selasa, 15 Juni 2010

Saya Cuma tau sedikit tentang satwa-satwa langka, Masyarakat ii harap kerjasamanya untuk ikutan mengisi forum ini



Anoa depressicornis adalah hewan mamalia Anoa dataran rendah atau Kerbau pendek.






Kutipan:
Southeast Asian fauna
…ditemukan di Philipina dan sebagian di Indonesia. Beberapa spesies langka yang lain juga ditemukan di Indonesia dan East (insular) Malaysia, termasuk di Sumatra dan Javan rhinoceros, orangutan, anoa babirusa, dan palm civet.

Jadi Anoa atau kerbau ini termasuk binatang yang dilindungi oleh pemerintah. Jangan semena-mena terhadap mereka, karena anda akan terkena sanksi tegas dari pemerintah.

Kucing Emas - Hewan Langka Yang Nyaris Punah




GOLDEN Cat atau kucing emas kini hampir tak dapat lagi kita jumpai atau kita lihat karena hewan ini sudah hampir punah bersamaan dengan punahnya hutan habitat mereka, di mana mereka tinggal dan berkembang biak di Asia dan di Afrika.

Kucing emas dari Asia sejak lama dianggap sangat dekat dengan spesies kucing emas dari Afrika. Namanya saja sudah menunjukkan betapa indah dan cantiknya kucing ini, yang badannya dibungkus bulu yang berwarna keemasan, meskipun mungkin bulunya itu juga tampak berwarna kecoklatan, abu-abu atau merah keemasan cerah.

Sebagaimana saudaranya kucing biasa, binatang ini kadang-kadang terlihat belang-belang tanpa menghilangkan warna spesifiknya. Binatang ini agak panjang dibanding dengan kucing biasa dan tidak pernah ditemui dengan warna hitam seluruhnya. Bagian belakang bundaran telinganya ada garis hitam pendek. Garis putih yang dibatasi warna putih terdapat di pipinya, yang muncul dari sudut bagian dalam matanya. Bagian perutnya selalu berwarna lebih terang dibanding bagian pinggulnya.

Lebih besar dari sepupunya dari Afrika, kucing emas Temminck Asia berukuran sebesar anjing. Ada lagi yang disebut Fishing Cat yang ditemukan di beberapa bagian dunia lainnya, yang ukurannya juga agak serupa.

Wozencraft, dalam penjelasannya yang kontroversial mengenai sistim klasifikasi mengenai binatang ini tahun 1993 menganggap kucing emas Temminck adalah jenis Catopuma, bersama dengan kucing teluk Borneo yang dikatakannya merupakan salah satu versi dari kucing Temminck (Wozencraft 1993) juga. Kucing emas Afrika terpisah dari dua spesies itu dan kini berdiri sendiri dengan jenis (genus) Profelis. Semua kucing-kucing ini diklasifikasikan sebagai Felis

HOBI MELESTARIKAN LINGKUNGAN

Kalau kita suka memelihara tanaman hias, itu sudah merupakan modal dasar untuk mencintai lingkungan yang nyaman. Siapa yang tidak senang melihat keindahan tanaman hias di suatu lingkungan yang asri. Dari situ tinggal beberapa langkah lagi untuk melestarikan lingkungan yang disenangi itu juga.Dr. Mambodiyanto, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, melangkah lebih jauh. Dari hobi menyenangi tanaman dan lingkungan, ke hobi melestarikan tanaman langka. Di tempat lain, tanaman yang diberi gelar “langka” itu makin digusur demi pembangunan. Jasanya yang berawal dari hobi sebagai modal dasar, menghasilkan penghargaan sebagai Pembina Lingkungan, berikut hadiah Kalpataru tahun 1996.

Sewaktu menjadi dokter Puskesmas Desa Kebasen, ia mengumpulkan jenis-jenis tanaman langka yang ditanamnya di kebun pekarangannya di Desa Pabuaran, Baturaden. Ada pohon nagasari, mahkota dewa, genitri, kopi anjing (nama-nama yang mungkin tidak begitu kita kenal karena sudah terancam punah), tetapi juga ada jenis-jenis pohon buah yang akrab kita kenal, seperti jambu, belimbing, durian, buah nona. Lo, kok nyelip!



tu karena siasat beliau, agar buahnya dapat dijual ke pasar masyarakat sekitar dan menghasilkan duit untuk membiayai perawatan tanaman langka yang dilestarikan di kebun itu.

Hobinya tidak berhenti sampai hanya menikmati keindahan pohon dan tanaman langka saja, tetapi juga membibitkan jenis-jenis langka itu untuk disebarluaskan ke taman-taman berbagai kota lain di Pulau Jawa. Pulau Jawa memang paling parah menderita penggusuran jenis-jenis tanaman langka oleh tanaman hias yang lebih populer dan sedang “in“.

Kalau menghijaukan tepi-tepi jalan kota dengan tanaman peneduh biasa sudah bukan berita lagi, maka menghijaukan taman kota dengan tanaman langka, nah ini baru berita.

Caranya?

Menangkarkan benih (di kebun sendiri) dan kemudian menyebarluaskan bibit hasil pembenihan itu ke berbagai dinas petamanan kota dari berbagai ibukota kabupaten dan kotamadya.

Sampai sekarang, berbagai dinas petamanan kota itu memang baru menghijaukan kotanya dengan pohon peneduh tepi jalan. Bibitnya diperoleh dari usaha pembibitan sendiri. Tetapi pembibitan tanaman langka belum banyak yang dilakukan Dinas Petamanan Kota. Usaha pembibitan dr. Mambodiyanto itu merupakan kepeloporan yang patut ditiru oleh masyarakat luas yang merasa peduli terhadap pelestarian lingkungan.

Tempat pembibitan “dokter” tanaman langka di Pabuaran itu menarik perhatian para pencinta lingkungan hidup, sampai dijadikan tempat belajar teknik pembibitan.

Dokter langka itu sendiri juga suka dan rela menyediakan kebun pekarangannya sebagai semacam balai pengembangan dan penelitian tanaman langka, sampai Universitas Soedirman Purwokerto memanfaatkannya sebagai tempat praktik para mahasiswanya yang tergabung dalam Unit Pelaksana Teknis Pemandu Lingkungan.

Jasanya yang besar memelopori dan menggerakkan masyarakat agar mencintai tanaman langka, menanamnya, membibitkannya, dan menyebarluaskannya ke tempat lain (termasuk lahan kritis), agar jenis yang sudah langka itu tidak jadi terus punah, membuat dokter itu terpilih sebagai Pembina Lingkungan, oleh panitia penilai Kalpataru. Hobinya patut diteladani oleh para pencinta tanaman dan pelestarian lingkungan

HOBI MELESTARIKAN LINGKUNGAN

Kalau kita suka memelihara tanaman hias, itu sudah merupakan modal dasar untuk mencintai lingkungan yang nyaman. Siapa yang tidak senang melihat keindahan tanaman hias di suatu lingkungan yang asri. Dari situ tinggal beberapa langkah lagi untuk melestarikan lingkungan yang disenangi itu juga.Dr. Mambodiyanto, kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, melangkah lebih jauh. Dari hobi menyenangi tanaman dan lingkungan, ke hobi melestarikan tanaman langka. Di tempat lain, tanaman yang diberi gelar “langka” itu makin digusur demi pembangunan. Jasanya yang berawal dari hobi sebagai modal dasar, menghasilkan penghargaan sebagai Pembina Lingkungan, berikut hadiah Kalpataru tahun 1996.

Sewaktu menjadi dokter Puskesmas Desa Kebasen, ia mengumpulkan jenis-jenis tanaman langka yang ditanamnya di kebun pekarangannya di Desa Pabuaran, Baturaden. Ada pohon nagasari, mahkota dewa, genitri, kopi anjing (nama-nama yang mungkin tidak begitu kita kenal karena sudah terancam punah), tetapi juga ada jenis-jenis pohon buah yang akrab kita kenal, seperti jambu, belimbing, durian, buah nona. Lo, kok nyelip!



tu karena siasat beliau, agar buahnya dapat dijual ke pasar masyarakat sekitar dan menghasilkan duit untuk membiayai perawatan tanaman langka yang dilestarikan di kebun itu.

Hobinya tidak berhenti sampai hanya menikmati keindahan pohon dan tanaman langka saja, tetapi juga membibitkan jenis-jenis langka itu untuk disebarluaskan ke taman-taman berbagai kota lain di Pulau Jawa. Pulau Jawa memang paling parah menderita penggusuran jenis-jenis tanaman langka oleh tanaman hias yang lebih populer dan sedang “in“.

Kalau menghijaukan tepi-tepi jalan kota dengan tanaman peneduh biasa sudah bukan berita lagi, maka menghijaukan taman kota dengan tanaman langka, nah ini baru berita.

Caranya?

Menangkarkan benih (di kebun sendiri) dan kemudian menyebarluaskan bibit hasil pembenihan itu ke berbagai dinas petamanan kota dari berbagai ibukota kabupaten dan kotamadya.

Sampai sekarang, berbagai dinas petamanan kota itu memang baru menghijaukan kotanya dengan pohon peneduh tepi jalan. Bibitnya diperoleh dari usaha pembibitan sendiri. Tetapi pembibitan tanaman langka belum banyak yang dilakukan Dinas Petamanan Kota. Usaha pembibitan dr. Mambodiyanto itu merupakan kepeloporan yang patut ditiru oleh masyarakat luas yang merasa peduli terhadap pelestarian lingkungan.

Tempat pembibitan “dokter” tanaman langka di Pabuaran itu menarik perhatian para pencinta lingkungan hidup, sampai dijadikan tempat belajar teknik pembibitan.

Dokter langka itu sendiri juga suka dan rela menyediakan kebun pekarangannya sebagai semacam balai pengembangan dan penelitian tanaman langka, sampai Universitas Soedirman Purwokerto memanfaatkannya sebagai tempat praktik para mahasiswanya yang tergabung dalam Unit Pelaksana Teknis Pemandu Lingkungan.

Jasanya yang besar memelopori dan menggerakkan masyarakat agar mencintai tanaman langka, menanamnya, membibitkannya, dan menyebarluaskannya ke tempat lain (termasuk lahan kritis), agar jenis yang sudah langka itu tidak jadi terus punah, membuat dokter itu terpilih sebagai Pembina Lingkungan, oleh panitia penilai Kalpataru. Hobinya patut diteladani oleh para pencinta tanaman dan pelestarian lingkungan

Percakapan dengan seorang ibu

Selamat Malam semua. Hari sabtu, malam minggu ini, saya sempatkan online. Mulai jumat tgl 23 mei – 31 Mei nanti saya ke lampung, membawakan seminar, ada kemungkinan gak bisa online tiap hari, so postingnya jg gak tiap hari kemungkinannya. So, malam ini akan saya sharingkan sebuah percakapan seorang anak muda dengan seorang ibu yang duduk bersebelahan ketika naik pesawat terbang ke Jakarta.

Anak Muda : “Ibu mau ke Jakarta ya?”

Ibu :”Iyah. Saya ke Jakarta. Saya mau menemui anak saya yang tinggal di Jakarta ini, sudah lama tidak menemui dia. Dia sibuk sekali, profesinya Dokter spesialis terkenal.”

Anak Muda :”Wah, hebat sekali anak ibu. Ibu pasti bangga sekali. Oya, anak ibu ada berapa semuanya? Mereka dimana aja?”

Ibu :”Anak ibu semuanya 5 orang. Yang di Jakarta ini yang no 2. Kalo yang no.3 ada di Semarang, sebagai pengacara terkenal. Yang no. 4 ada di Singapura, kerja di sana sebagai ahli informatika. Dan yang bungsu, no. 5 ada di Jakarta ini juga, dia punya usaha real estate.”

Anak Muda :”Wah, wah… anak-anak ibu hebat-hebat semua, berhasil semua… ibu dah senanglah, udah lega dan puas dengan keberhasilan anak-anak ibu.Oya, ibu dari tadi bilang yang kedua, ketiga, keempat dan kelima. Yang no.1 nya dimana? sebagai apa?

Ibu :”Ehmmm… kalo yang pertama ada di sebuah desa di Belitang. Dia petani kelapa sawit.”

Anak Muda :”Ooo… yang pertama seorang petani ya bu? kurang membanggakan ya bu?”

Ibu :”Saya paling bangga dengan yang pertama ini, Dia lah yang membiayai kuliah adik-adiknya hingga adik-adiknya berhasil semua sekarang ini.”

Gedubrakkk… anak muda ini terdiam….

“No matter what you do, but what you have made for others is really important”

Dan saya pun terdiam… karena hari sudah larut pagi..sudah jam 00.34 dini hari… sudah ngantuk juga

Kamis, 03 Juni 2010

sejarah Dinosaurus

Sejarah Dinosaurus

Dinosaurus muncul pertama kali sekitar 225 juta tahun yang lalu pada Zaman Trias. Binatang ini terus hidup sampai Zaman Jura dan berkembang menjadi raksasa pada Zaman Kapur. Sekitar 65 juta tahun yang lalu, pada

akhir Zaman Kapur, dinosaurus lenyap dari muka bumi.

Bumi mulai terbentuk kira-kira 4,5 milyar

tahun yang lalu. Makhluk hidup muncul

sekitar 3,5 milyar yang lalu.

Sampai 600 juta tahun silam yang ada baru

binatang sederhana seperti bunga karang

dan ubur-ubur.

Invertebrata seperti trilobita hidup dari 570

juta hingga 300 juta tahun yang lalu

pada Masa Paleozoikum.

Binatang bertulang belakang,

disebut vertebrata muncul pada Zaman Devon. Diantaranya ikan pertama.

Pada Zaman Karbon muncullah

tetumbuhan Amfibi seperti katak

adalah binatang pertama yang merayapi daratan.

Pada akhir Zaman Karbon ada amfibi lebih

banyak lagi, dan reptilia pertama

mulai muncul.

Pada awal Zaman Trias ada banyak

reptilia dan dinosaurus, bersama

dengan mamalia pertama.

Zaman Jura adalah masa jaya dinosaurus ;

waktu itu ada banyak alosaurus,

stegosaurus dan apatosaurus.

Dinosaurus terus berevolusi. Pada Zaman

Kapur Tiranosaurus dan Triseratops

muncul untuk pertama kali.

Semua dinosaurus sudah lenyap pada Masa

Kenozoikum, dan sudah ada mamalia besar

seperti misalnya mamut.

Apakah Dinosaurus itu ?

Dinosaurus hidup di bumi berjuta-juta tahun yang lalu dan wujudnya seperti reptilia sekarang. Kulitnya kering bersisik. Dinosaurus bertelur dan berdarah dingin seperti kadal atau ular. Kakinya tepat di bawah badan, bukannya di samping seperti kaki kadal.

Dinosaurus, ular dan buaya : semuanya reptilia

Bagaimana asal-usul nama Dinosaurus ?


Kebanyakan dinosaurus diberi nama menurut ciri fisik khasnya. Yang lain diberi nama berdasarkan kebiasaan aneh yang diperkirakan terhadap pada jenis itu. Lainnya lagi berdasarkan nama daerah tempat ditemukan fosil kerangkanya untuk pertama kali.

Iguanodon

Inilah dinosaurus pertama yang dikenal

oleh ilmu pengetahuan. Namanya

demikian karena giginya mirip iguana

masa kini.

Triseratops

Namanya berarti

muka bertantuk tiga.

Pteranodon

Namanya aneh : bersayap tak bergigi.

Para ilmuwan pun masih mempersoalkan

kegunaan jenggernya yang besar.

Sordes pilosus

Reptilia peterbang ini hidup pada Zaman

Jura. Tubuhnya berambut kasar,

tampangnya begitu buruk dan mengancam

sehingga diberi nama setan berambut.

Albertosaurus

Dinosaurus ini adalah raksasa pemakan

daging. Namanya diambil dari nama

sebuah daerah di Kanada tempat

fosilnya ditemukan.

Stegosaurus

Namanya kadal bergenting karena

lempengan sirap yang bercuatan sepanjang

punggungnya menyerupai genting rumah.

Tiranosaurus

Nama bintang buas ini berarti

kadal si raja lalim.

Deinonikhus

Artinya cakar mengerikan, dari bahasa

Yunani dan Latin. Yang dimaksud ialah

cakar sangat besar pada kaki belakang.

Bagaimana Cara Dinosaurus Bertarung ?

Karnivoranya, atau pemakan daging, mempunyai gigi dan cakar tajam untuk menyerang dan membunuh mangsa. Herbivora biasanya memiliki semacam sirip atau duri-duri ekor untuk melindungi diri jika diserang.

Bagaimana cara dinosaurus berburu ?

Alosaurus memiliki gigi tajam

untuk mengoyak-ngoyak binatang.

Deinonikhus punya cakar yang

menanga kalau menyerang mangsa.

Barioniks punya cakar pada

kaki depan.

Pertahanan pemakan tumbuhan ?

Triseratops punya tiga tanduk

untuk bertarung.

Stegosaurus mempertahankan diri dengan

duri tajam yang panjang pada ujung ekor.

Ankilosaurus punya benjolan tulang

besar pada ujung ekor.

Pacisefalosaurus

menyerudukkan kepalanya.

Binatang Pandaikah Dinosaurus Itu ?


Ketika telaah tentang dinosaurus baru mulai, raksasa ini dianggap tidak begitu cerdas. Walaupun tubuhnya besar, otaknya diperkirakan sangat kecil. Maka dinosaurus dianggap agak bodoh. Kemudian ditemukan bahwa otak dinosaurus, jika dibandingkan dengan tubuhnya, kebanyakan sama besar atau lebih besar daripada otak reptilia lainnya. Maka dinosaurus lebih pandai daripada kebanyakan reptilia, tetapi tidak dapat berpikir seperti manusia.

Dinosaurus lebih pandai daripada yang pernah

diperkirakan orang. Namun reptilia ini tidak

akan sanggup menjawab soal-soal matematika

yang paling gampang sekalipun. Hanya manusialah

yang dapat berpikir begitu baik.

Dinosaurus Mana yang Paling Besar ?

ltrasauruslah yang kiranya paling besar. Belum pernah ditemukan dinosaurus yang paling besar lagi. Ultrasaurus yang ditemukan di Colorado, A.S., pada tahun 1979, panjangnya 30 meter lebih, tingginya 18 meter dan beratnya 136 ton. Nama Ultrasaurus itu berarti yang paling besar. Dinosaurus raksasa ini mungkin kerabat Brakhiosaurus.

Dari kerangkanya dapat disimpulkan bahwa Ultrasaurus

itu sangat besar. Ada satu, yang berukuran rata-rata,

tingginya 18 meter, kira-kira setinngi gegung bertingkat lima.

Dinosaurus Manakah yang Paling Kuat ?


Tiranosaurus reks dikenal sebagai raja kadal lalim dan dinosaurus yang paling kuat. Dari hidung samapi ekor panjangnya 14 meter; maka inilah karnivora paling besar yang pernah hidup di bumi. Lingkar tengkoraknya 1,2 meter. Rahangnya sangat besar dengan deretan gigi sangat tajam. Tingkah lakunya sangat buas dalam berburu dan memakan bintang lain. Menurut ilmuan, Tiranosaurus reks juga pemakan bangkai dan makan daging sesamanya yang sudah mati.

Tiranosaurus sedang menyerang Koritosaurus

Dinosaurus Mana yang Tercepat Larinya ?

Ornitomimuslah yang agaknya paling cepat. Wujudnya mirip burung unta yang tak berbulu karena kaki belakangnya panjang lagi kuat, lehernya panjang dan kepalanya mirip kepala burung. Larinya mungkin juga seperti burung unta dan berkat kakinya barangkali dinosaurus si burung unta menjadi juara lali di antara dinosaurus.

Ornitomimuslah dan burung unta

Dinosaurus Mana yang Mungkin Dapat

Dijuluki Si Keras Kepala ?

Gelar juara ketebalan tengkorak direbut oleh Pacisefalosaurus, atau si kepala kubah. Tulang ubun-ubunnya setebal 25 cm. Si kepala kubah barangkali bertarung dengan adu kepala. Kubah ini melindungi otaknya yan kecil.

Pemenang adu kepala mungkin menjadi pemimpin kawanan

Adakah Dinosaurus yang Mempunyai Tanduk ?

Kelompok yang disebut Seratopsid atau dinosaurus bercula, memiliki tanduk. Banyak yang mirip badak, dan yang paling terkenal adalah Triseratops. Yang lain meliputi Kentrurosaurus, Stirakosaurus dan Pentaseratops yang bertanduk lima.

Sentrosaurus

Triseratops

Stirakosaurus

Pentaseratops

Berapa Butirkah Dinosaurus Bertelur ?

Sarang telur dinosaurus yang ditemukan baru sedikit sekali. Maka sulitlah mengetahui dengan tepat berapa banyak telurnya. Tetapi sudah diketahui bahwa Handrosaurus bertelur dua hingga 30, dan Protoseratops bertelur sekitar 30 hingga 35 butir sekaligus. Alangkah besar keluarganya !

Hedrosaurus betina

Dapat Berbicarakah Dinosaurus Itu ?

Tidak ada yang tahu apakah dinosaurus memiliki suara, ada yang bersuara, ada yang tidak. Hadrosaurus mempunyai rongga pada jenggernya, dan mungkin lewat rongga itu mereka meniupkan suara, seperti halnya gajah dengan belalainya.

Parasaurolofus dan beberapa Hedraurus lain

mungkin dapat saling menerompetkan suaranya.

Mengapa Leher Elasmosaurus

Begitu Panjang ?

Elasmosaurus adalah salah satu plesiosaurus, kelompok reptilia purba yang selama hidupnya tinggal di air. Makanannya terutama ikan dan pterosaurus, atau dinosaurus peterbang. Leher panjang Elasmosaurus itu dua kali panjang badanya tetapi baru cukup panjang untuk menangkap jenis makanan kesukaannya.

Elasmosaurus dapat menjulurkan leher ke udara untuk menangkap Pterosaurus

yang lengah atau membenamkannya ke dalam air untuk menagkap makhluk laut.

Mengapa Pterosaurus Dapat Terbang ?

Pterosaurus adalah reptilia peterbang. Sayapnya tidak dari bulu melainkan dari selaput kaku yang berserat. Terbangnya dengan mengepakkan sayap atau melayang pada arus angin. Yang terkenal adalah Pterodaktil, dan Pteranodon adalah yang memiliki jengger menakjubkan.

Cara Pteranodon Mengudara

Untuk tinggal landas, pteranodon

menghadap angin dan siap meluncur

pada arus angin yang naik.

Kalau terkena arus naik yang cocok

pteranodon membentangkan sayap

untuk menadah udara, dan tinggal

landas dengan terbang layang.

Setelah mengudara, pteranodon

terbang dengan mengepakkan sayap.

Semakin kuat kepakannya, semakin

tinggi terbangnya.

Pterosaurus adalah reptilia peterbang. Sayapnya tidak dari bulu melainkan dari selaput kaku yang berserat. Terbangnya dengan mengepakkan sayap atau melayang pada arus angin. Yang terkenal adalah Pterodaktil, dan Pteranodon adalah yang memiliki jengger menakjubkan.

Cara Pteranodon Mengudara

Untuk tinggal landas, pteranodon

menghadap angin dan siap meluncur

pada arus angin yang naik.

Kalau terkena arus naik yang cocok

pteranodon membentangkan sayap

untu

Welcome To Blog