Sabtu, 29 Mei 2010
The Changcuters-Hijrah Ke London
Kau berkelana
Ke negara sepak bola
Bukan Italia
Bukan juga Argentina
Ohoho… Ohoho…
Ditinggal cinta
Buat aku tak berdaya
Gundah gulana
Ingin aku menyusulnya
Ohoho… Ohoho…
Dia jauh
Dia jauh
Aku rindu
Aku rindu
London, London…
Ingin ku kesana
London, London…
Pergi menyusulnya
Cara menaklukkan wanita
Anda berkali-kali gagal mendapatkan wanita pujaan? Jangan kecil hati, evaluasi strategi anda. Tiga langkah berikut ini layak anda simak agar si dia jatuh ke pelukan anda saat kencan pertama.
Dari Mata Turun Ke Hati
Ubah penampilan anda, lakukan eksplorasi terhadap gaya berpakaian dan model rambut anda. Tapi ingat jangan terlalu memaksakan diri. Tetaplah menjadi diri sendiri tetapi dalam versi yang lebih oke.
Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Tanpa yang satu ini jangan harap anda bisa memenangkan hatinya. Setiap pria punya caranya sendiri, dan anda harus menemukan apa yang dapat memicu anda untuk tampil lebih percaya diri. Rasa percaya diri adalah daya tarik seksual super dahsyat.
Perhatikan Nafas Anda
Jangan membuat acara kencan anda menjadi antiklimaks hanya gara-gara aroma tak sedap mulut anda. Saat ini banyak sarana praktis yang bisa membuat napas anda segar seketika, misalnya dengan mengunyah permen karet dengan rasa dan aroma mentol yang menyegarkan.
Dari Mata Turun Ke Hati
Ubah penampilan anda, lakukan eksplorasi terhadap gaya berpakaian dan model rambut anda. Tapi ingat jangan terlalu memaksakan diri. Tetaplah menjadi diri sendiri tetapi dalam versi yang lebih oke.
Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Tanpa yang satu ini jangan harap anda bisa memenangkan hatinya. Setiap pria punya caranya sendiri, dan anda harus menemukan apa yang dapat memicu anda untuk tampil lebih percaya diri. Rasa percaya diri adalah daya tarik seksual super dahsyat.
Perhatikan Nafas Anda
Jangan membuat acara kencan anda menjadi antiklimaks hanya gara-gara aroma tak sedap mulut anda. Saat ini banyak sarana praktis yang bisa membuat napas anda segar seketika, misalnya dengan mengunyah permen karet dengan rasa dan aroma mentol yang menyegarkan.
Pemilu Prisiden yang lucu
Tanggal 5 juli lalu di TPS koe sekitar jam 10 an, ada seorang cewek (yang lumayan cuantik, seksi dan menggairahkan), mau ikutan nyoblos.
Kebetulan siang itu cukup sepi (nggak ngantri kayak pemilihan legislatip). Mungkin karena sepi, jadi perhatian para anggota KPPS tertuju ke cewek ini.
Nah, pas sudah selesai nyoblos, di meja anggota KPPS-7, kebetulan di atas mejanya ada tinta dan kopi. Kebetulan lagi yang jaga posisi KPPS-7 ini cowok gondrong (biar gondrong, tapi kan anggota KPPS...he..he..).
Nah, mungkin karena grogi, si cewek tadi bukannya menyelupkan jari manisnya ke tinta, tapi dicelupin ke kopi si gondrong. Terang aja si gondrong senyam senyum.
Mau protes koq nggak pantes (ayu..eee) Nah, waktu si cewek sadar klau salah celup, langsung saja mukanya jadi sedikit merah merona, sambil ngomong...
"Maap pak..eh mas..nggak sengaja..."
Lalu si KPPS-7 langsung memegang jari si cewek untuk dicelupkan ke...tinta (jangan ngeres ya).
Langsung saja suasana yang panas siang itu jadi agak adem panas. Kopinya dibuang? tentu tidak jawab si KPPS-7. Malah rasanya jadi tambah niqmat..he...he...he.. sekian.
Kebetulan siang itu cukup sepi (nggak ngantri kayak pemilihan legislatip). Mungkin karena sepi, jadi perhatian para anggota KPPS tertuju ke cewek ini.
Nah, pas sudah selesai nyoblos, di meja anggota KPPS-7, kebetulan di atas mejanya ada tinta dan kopi. Kebetulan lagi yang jaga posisi KPPS-7 ini cowok gondrong (biar gondrong, tapi kan anggota KPPS...he..he..).
Nah, mungkin karena grogi, si cewek tadi bukannya menyelupkan jari manisnya ke tinta, tapi dicelupin ke kopi si gondrong. Terang aja si gondrong senyam senyum.
Mau protes koq nggak pantes (ayu..eee) Nah, waktu si cewek sadar klau salah celup, langsung saja mukanya jadi sedikit merah merona, sambil ngomong...
"Maap pak..eh mas..nggak sengaja..."
Lalu si KPPS-7 langsung memegang jari si cewek untuk dicelupkan ke...tinta (jangan ngeres ya).
Langsung saja suasana yang panas siang itu jadi agak adem panas. Kopinya dibuang? tentu tidak jawab si KPPS-7. Malah rasanya jadi tambah niqmat..he...he...he.. sekian.
Langganan:
Komentar (Atom)





